Showing posts with label Chemistry. Show all posts
Showing posts with label Chemistry. Show all posts

Alchemist and Herbalist Symbol

Dunia Alchemist dan Herbalist tidak luput dari perhatian dari para detective. Bahkan Sherlock Holmes sendiri sangat ahli dalam bidang ini,

Berikut adalah gambar kumpulan kode dan simbol-simbol umum pada dunia Alchemist dan Herbalist.


Semoga dapat membantu dalam memecahkan permasalahannya.

Sekian,
Thanks for the attention.

Referensi
http://mystic-w-o-r-l-d.tumblr.com/
Read More

Luminol (With Tutorial)

Di dalam dunia detective pasti kita sering mendengar mengenai luminol. Cairan tersebut biasanya digunakan untuk keperluan forensik. Mengapa luminol diperlukan dalam ilmu forensik ? Apa fungsi utama luminol dalam penyelidikan seorang detective ? Penulis akan mengulas lebih dalam mengenai zat luminol ini.













Luminol (C8H7N3O2) adalah sebuah zat kimia yang mampu mendeteksi keberadaan unsur-partikel darah dari suatu objek. Luminol digunakan untuk mengungkap jejak darah yang mungkin tersembunyi dari indera kita. Zat ini termasuk jenis zat chemiluminescence, yang artinya ia akan mengeluarkan cahaya jika bereaksi dengan suatu zat. Dalam hal ini Luminol akan bercahaya jika bersinggungan atau bereaksi dengan hemoglobin dalam darah. Hemoglobin darah menjadi sebuah katalisator bagi Luminol untuk bercahaya

Biasanya zat Luminol berbentuk bubuk dan dicampurkan dengan cairan Hidrogen Peroksida. Reaksi kedua zat tersebut akan mampu mendeteksi jejak darah dengan mengeluarkan cahaya berwarna biru di dalam kegelapan. Dengan cahaya ini tentunya akan membantu penyelidikan para investigator dan detective untuk mengungkap suatu kasus.

Prosedur penggunaan Luminol dapat anda lihat dalam video berikut ini :



Update :



Ternyata selain darah, zat luminol juga bereaksi terhadap pemutih pakaian, feses, urin dan horseradish (sejenis lobak).



Sekian,
Thanks for the attention.

Referensi :
http://en.wikipedia.org/wiki/Luminol
https://id.pinterest.com/pin/97812623136508931/
Read More

Caffeine (Kafein)

Kafein, salah satu obat psikoaktif dan diuretik ringan, merupakan suatu senyawa alkaloid xantina berbentuk kristal yang berasa pahit yang bekerja sebagai perangsang sistem pusat saraf manusia. Kafein dapat dijumpai secara alami pada bahan pangan seperti biji kopi, daun teh, buah kola, guarana, dan maté. Kafein dapat mengusir rasa kantuk secara sementara. Kafein merupakan zat psikoaktif yang paling banyak dikonsumsi di dunia. Kafein banyak di konsumsi dalam bentuk minuman seperti Kopi dan teh.




Kafein ditemukan oleh seorang kimiawan asal Jerman bernama Friedrich Ferdinand Runge, pada tahun 1819. Ia menciptakan istilah "Caffein" untuk merujuk pada senyawa kimia pada kopi. Kafein juga dapat disebut guaranina ketika ditemukan pada guarana, mateina ketika ditemukan pada mate, dan teina ketika ditemukan pada teh. Semua istilah tersebut sama-sama merujuk pada senyawa kimia yang sama. Kopi memiliki beberapa dampak buruk jika di konsumsi secara berlebihan.

Dampak Menkonsumsi Kafein antara lain sebagai berikut.
1. Kafein Mengganggu Pola tidur normal
2. Kafein merupakan zat adictive yang dapat membuat kecanduan
3. Mempercepat Penuaan
4. Mempengaruhi asam di pencernaan
5. Mempengaruhi Emosi dan meningkatkan stress
6. Mempercepat kerusakan tulang
7. Meningkatkan risiko serangan jantung

Sekian,
Thanks for the attention


Read More

Sianida



















Salah satu jenis alat pembunuhan terpopuler adalah Racun. Menjadi favoritnya racun menjadi alat pembunuhan disebabkan oleh mudah diperolehnya racun tersebut karena diantaranya dijual bebas di pasaran. Oleh karena itu dunia detective memerlukan pengetahuan tentang racun.  Penulis kali ini akan membahas mengenai salah satu racun terkuat didunia yaitu Sianida.

Sianida adalah senyawa kimia yang mengandung kelompok siano C≡N, dengan atom karbon terikat-tiga ke atom nitrogen. Kelompok CN dapat ditemukan dalam banyak senyawa. Beberapa adalah gas, dan lainnya adalah padat atau cair. Beberapa seperti garam, beberapa kovalen. Beberapa molekular, beberapa ionik, dan banyak juga polimerik. Senyawa yang dapat melepas ion sianida CN− sangat beracun.

Racun sianida secara alami terdapat pada buah apel, aprikot, dll. Pada buah apel, racun ini terkandung dalam bijinya. Namun butuh banyak biji apel untuk dosis yang dapat membunuh manusia. Oleh karena itu tidak perlu khawatir dalam mengkonsumsi apel. Racun sianida pada tanaman biasanya lebih kuat dan  sebagai suatu perlindungan diri  dari para herbivora. Sianida juga digunakan untuk bidang pertambangan yaitu dalam mengekstraksi emas dan perak. Tentunya akan mengancam keselamatan para penambang jika ada kebocoran gas. Bayangkan saja kekuatan racun ini yang dapat mengektrasi emas dan perak jika digunakan pada tubuh manusia.

Sianida merupakan salah satu racun yang sangat mematikan, karena zat ini mengacaukan sel dalam menerima oksigen didalam tubuh. Racun sianida ini dapat berbentuk gas seperti hidrogen sianida atau dalam bentuk kristal seperti potasium sianida atau sodium sianida. Dalam novel agatha christie ada juga penjelasan mengenai racun ini.

Secara Ilmiah, racun sianida dapat memasuki tubuh kita melalui sistem pernapasan (terutama paru-paru), Pencernaan sehingga didistribusikan ke seluruh bagian tubuh. Jika zat ini masuk ke dalam tubuh bisa menghambat kinerja sel dalam tubuh, mengganggu penggunaan oksigen oleh sel dan dapat menyebabkan kematian sel. Pada dosis tertentu, zat ini dapat menyebabkan kematian dalam waktu 15 menit saja akibat kekurangan oksigen.

Racun sianida dalam kasus pembunuhan biasanya dioleskan pada pinggir gelas, botol minum atau disuntikkan ke dalam batu es. Sianida hanya bereaksi sebagai hidrogen sianida bebas, oleh karena itu garam-garam yang ditelan harus bertemu dengan air atau asam lambung sebelum membebaskan asam hidro-sianida, proses ini hanya butuh waktu beberapa detik. Penggunaan racun sianida untuk bunuh diri digunakan tokoh kontroversial Nazi, Hitler yang diduga minum kapsul sianida sebelum menembak kepalanya.

Sebagai detective, cara untuk mengenali racun ini dengan menggunakan indera penciuman dimana racun sianida memiliki bau seperti khas almond dan apel.

Sekian,
Thanks for the attention.

Referensi : 
http://en.wikipedia.org/wiki/Cyanide
http://deny9.staff.ipb.ac.id/artikelku/racun

Read More

Asal bahasa dan Arti Dari Unsur-Unsur Kimia
















Berikut adalah daftar asal bahasa dan arti dari unsur-unsur kimia yaitu :

Hidrogen, H (Yunani: hydor = air; genes = pembentuk}
Helium, He (Yunani: helios = matahari)
Litium , Li (Yunani: lithos = batu)
Berilium, Be (Latin: beryl = manis)
Boron, B (Arab: buraq = jernih)
Karbon, C (Latin: carbo = batubara)
Nitrogen, N (Yunani: nitron = basa; genes = pembentuk)
Oksigen, O (Yunani: oxys = asam; genes = pembentuk)
Fluor, F (Latin: fluere = mengalir)
Neon, Ne (Yunani: neos = baru)


Natrium, Na (Latin: natri = basa)
Magnesium, Mg (Magnesia, daerah di Yunani)
Aluminium, Al (Latin: alum = pahit)
Silikon, Si (Latin: silex = batu api)
Fosfor, P (Yunani: phosphoros = pembawa cahaya)
Belerang, S (Latin: sulphur = belerang)
Klor, Cl (Yunani: chloros = hijau)
Argon, Ar (Yunani: argos = malas)
Kalium, K (Arab: qali = abu)
Kalsium, Ca (Latin: calx = kapur)

Skandium, Sc (Skandinavia)
Titanium, Ti (Yunani: titan = besar tubuh, raksasa)
Vanadium, V (Vanadis, dewi cinta Skandinavia)
Krom, Cr (Yunani: chroma = warna)
Mangan, Mn (Latin: magnes = bermagnet)
Besi, Fe (Latin: ferrum = besi)
Kobal, Co (Jerman: kobold = ruh jahat)
Nikel, Ni (Jerman: kupfernickel = tembaga palsu)
Tembaga, Cu (Yunani: Kypros = Siprus)
Seng, Zn (Jerman: zink = seng)

Galium, Ga (Latin: Gallia = Perancis)
Germanium, Ge (Latin: Germania = Jerman)
Arsen, As (Arab: az-zirnikh = kuning emas)
Selenium, Se (Yunani: selene = bulan)
Brom, Br (Yunani: bromos = pesing)
Kripton, Kr (Yunani: kryptos = tersembunyi)
Rubidium, Rb (Latin: rubidus = merah)
Strontium, Sr (Strontian, daerah di Skotlandia)
Itrium, Y (Ytterby, daerah di Swedia)
Zirkonium, Zr (Arab: zarqun = kemilau)

Niobium, Nb (Niobe, dewi Yunani)
Molibdenium, Mo (Yunani: molybdos = timbal)
Teknesium, Tc (Yunani: technetos = buatan)
Rutenium, Ru (Latin: Ruthenia = Rusia)
Rodium, Rh (Yunani: rhodos = merah jambu)
Paladium, Pd (Asteroid Pallas)
Perak, Ag (Latin: argentum = perak)
Kadmium, Cd (Kadmos, raja Thebe di Yunani)
Indium, In (Latin: indicum = nila)
Timah, Sn (Latin: stannum = timah)

Antimon, Sb (Yunani: stibi = cincin)
Telurium, Te (Latin: tellus = tanah)
Iodium, I (Yunani: iodes = ungu)
Xenon, Xe (Yunani: xenos = asing)
Sesium, Cs (Latin: caesius = biru)
Barium, Ba (Yunani: baros = berat)
Lantanum, La (Yunani: lanthanein = tercecer)
Serium, Ce (Asteroid Ceres)
Praseodimium, Pr (Yunani: praseos = hijau tua; dymos = kembar)
Neodimium, Nd (Yunani: neos = baru; dymos = kembar)

Prometium, Pm (Prometheos, tokoh mitos Yunani)
Samarium, Sm (Kolonel Samarski, ahli tambang Rusia)
Eropium, Eu (Benua Eropa)
Gadolinium, Gd (Johan Gadolin, 1760-1852, orang Finlandia)
Terbium, Tb (Ytterby, daerah di Swedia)
Disprosium, Dy (Yunani: dysprositos = sukar didapat)
Holmium, Ho (Latin: Holmia = Stockholm)
Erbium, Er (Ytterby, daerah di Swedia)
Tulium, Tm (Yunani: Thule = Swedia)
Iterbium, Yb (Ytterby, daerah di Swedia)

Lutetium, Lu (Latin: Lutetia = Paris)
Hafnium, Hf (Latin: Hafnia = Kopenhagen)
Tantalum, Ta (Tantalus, dewa Yunani)
Wolfram, W (Jerman: wolfram = batu berat)
Renium, Re (Latin: Rhenus = Sungai Rhine)
Osmium, Os (Yunani: osme = bau)
Iridium, Ir (Latin: iris = pelangi)
Platina, Pt (Spanyol: platina = perak kecil)
Emas, Au (Latin: aurora = fajar)
Raksa, Hg (Yunani: hydrargyre = air perak)

Talium, Tl (Yunani: thallos = hijau muda)
Timbal, Pb (Latin: plumbum = timbal)
Bismut, Bi (Arab: bismuth = cerah)
Polonium, Po (Latin: Polonia = Polandia)
Astatin, At (Yunani: astatos = tidak tetap)
Radon, Rn (Latin: radius = sinar)
Fransium, Fr (Perancis)
Radium, Ra (Latin: radius = sinar)
Aktinium, Ac (Yunani: aktis = sinar)
Torium, Th (Thor, dewa Skandinavia)

Protaktinium, Pa (Yunani: pertama menjadi aktinium)
Uranium, U (Planet Uranus)
Neptunium, Np (Planet Neptunus)
Plutonium, Pu (Planet Pluto)
Amerisium, Am (Benua Amerika)
Kurium, Cm (Marie Sklodowska Curie, 1867-1934)
Berkelium, Bk (Berkeley di Amerika Serikat)
Kalifornium, Cf (California di Amerika Serikat)
Einsteinium, Es (Albert Einstein, 1879-1955)
Fermium, Fm (Enrico Fermi, 1901-1954)

Mendelevium, Md (Dmitri Ivanovich Mendeleyef, 1834-1907)
Nobelium, No (Alfred Bernhard Nobel, 1833-1896)
Lawrensium, Lr (Ernest Orlando Lawrence, 1901-1958)
Ruterfordium, Rf (Ernest Rutherford, 1871-1937)
Dubnium, Db (Dubna di Rusia)
Seaborgium, Sg (Glenn Theodore Seaborg, 1912-1999)
Bohrium, Bh (Niels Henry David Bohr, 1885-1962)
Hassium, Hs (Hasse di Jerman)
Meitnerium, Mt (Lise Meitner, 1878-1968)
Darmstadtium, Ds (Darmstadt di Jerman)

Rontgenium, Rg (Wilhelm Konrad Rontgen, 1845-1923)

Catatan:

IUPAC menetapkan bahwa sejak unsur nomor atom 96, nama unsur mengabadikan nama ilmuwan atau nama tempat penelitian unsur.
Unsur-unsur ununbium (112, Uub), ununtrium (113, Uut), ununquadium (114, Uuq), ununpentium (115, Uup), dan ununhexium (116, Uuh) sudah berhasil disintesis, tapi belum diberi nama resmi oleh IUPAC.

Sekian,
Thanks for the attention.

Referensi : 
Belajar Kimia Serasa Mudah dan Menyenangkan


Read More

Tabel Periodik Unsur Kimia

Berikut penulis lampirkan Tabel Periodik unsur kimia yang berlaku umum :



Referensi :
http://www.ptable.com/
Read More

Potassium Permanganate + Glycerol = Fire

Reaksi kimia yang menyebabkan munculnya api. Beberapa kasus pembunuhan di dunia banyak menggunakan bahan-bahan kimia. Jadi ini hanyalah sebagai salah satu contoh bahwa bahan kimia jika disalahgunakan oleh pihak yang salah bisa berbahaya.

Hanya dengan menggunakan Potassium Permanganate dan Glycerol yang mudah diperoleh kita dapat menciptakan api.


Check This Out !



Sekian,
Thanks for the attention.
Read More